Penyerang muda Real Madrid, Vinicius Junior menjalani musim kesatu yang lumayan impresif bareng Los Blancos. Belum semusim, dia sudah merasakan berlatih di bawah tiga pelatih berbeda: Julen Lopetegui, Santiago Solari, serta Zinedine Zidane.

 

Sebagai pemain muda, empiris tersebut tentu lumayan sulit diterima. Vinicius masih butuh waktu beradaptasi dan mengejar perannya di skuat Madrid. Dia merasa sekitar ini semuanya berlangsung baik.

 

Semasa diajar Santiago Solari, Vinicius terbilang menghidupi mimpinya. Meski didaftarkan sebagai unsur dari kesebelasan Castilla, dia sejumlah kali mendapatkan peluang bermain bareng tim inti.

 

Kini, di era Zidane, Vinicius barangkali harus berusaha lagi mendapatkan keyakinan pelatih, terlebih sebab saat ini dia sedang cedera. Baca komentar selengkapnya inilah ini ya, Bolaneters!

 

Kepercayaan Solari

Vinicius menyatakan sangat berterima kasih pada Santiago Solari. Dia dapat mendapatkan menit bermain bareng Solari, pun mendapatkan tidak sedikit pengalaman berharga guna mengembangkan kemampuannya.

 

“Solari memberi saya peluang untuk bermain, untuk mengerjakan pekerjaan saya, dan saya lebih menyenangi dia,” ungkap Vinicius untuk Cadena SER.

 

“Dia berbicara pada saya bahwa andai saya bermain baik di Castilla, saya bakal bermain di kesebelasan utama.”

 

“Lalu, saat saya mendarat di kesebelasan utama, dia memberi saya peluang yang dia janjikan,” sambungnya.

 

Zidane

Sekarang, Vinicius menyatakan Zidane ialah pelatih yang sangat bertolak belakang dari Solari. Setiap kali Zidane berbicara, pemain Madrid mendengarkannya betul-betul dan mereka hendak memberikan keterampilan terbaik guna legenda Madrid itu.

 

“Saya sudah menyaksikan video-video Zidane sebagai pemain dan dia luar biasa.”

 

“Casemiro berbicara pada saya bahwa saat Zidane berbicara, dia merasa tidak banyak grogi,” lanjut Vini.

 

“Cara bicara Zidane cukup bertolak belakang jika dikomparasikan dengan Solari. Dia ialah legenda, dia memenangkan segalanya dan dia spesial.”