Suara.com – Facebook membantah dugaan mereka mengumpulkan data wajah manusia untuk melatih mesin pengenal wajah, face recognition, melalui tantangan bertajuk # 10YearsChallenge yang viral sejak pekan lalu.

“Sejauh ini kami tidak ada komentar tentang itu. Tapi mengenai kabar face recognition itu tidak ada,” kata pimpinan komunikasi Facebook Indonesia, Putri Dewanti, kepada media di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Sejumlah praktisi teknologi menduga Facebook memanfaatkan tantangan #10YearsChallenge untuk mengumpulkan data-data wajah penggunanya. Data-data itu akan digunakan untuk melatih teknologi pengenal wajah atau facial recognition .

Praktisi teknologi asal Amerika Serikat, Kate O’Neill, dikutip dari Wired, mengemukakan analisisnya tentang tantangan ini. Menurutnya lewat tantangan itu Facebook bisa memperoleh sampel data perubahan wajah orang dalam 10 tahun secara efisien dan efektif.

Facebook sebelumnya membantah dugaan itu. Menurut media sosial buatan Mark Zuckerberg itu, tantangan #10YearsChallenge justru tak bermula di Facebook.

Tantangan #10YearsChallenge viral di media sosial sejak pekan lalu, pengguna yang ingin berpartisipasi diminta untuk mengunggah dua foto diri yang berjarak 10 tahun, misalnya foto yang berasal dari tahun 2009 dan 2019.

Segera setelah 10 Years Challenge ini viral, warganet membuat berbagai variasi bukan hanya foto diri, tapi, foto hewan peliharaan hingga perbedaan suasana di sebuah kota selama 10 tahun belakangan. (Antara)