Suara.com – Sejak kembali dari mati surinya, Nokia yang kini dihidupkan oleh HMD Global mencoba untuk mengembalikan kejayaannya seperti di awal tahun 2000-an. Lantas, bagaimanakah perkembangan Nokia, baik di dunia maupun di Indonesia hingga saat ini?

Menurut Head of Marketing Indonesia for HMD Global, Miranda Warokka, proses penetrasi Nokia ke pasar Indonesia berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari banyaknya pengguna baru di kelas entry-level.

“Kami berterima kasih kepada konsumen dan pasar di Indonesia yang telah menyambut hangat produk-produk Nokia di Indonesia. Antusiasme dari pengguna pemula dan juga semangat nostalgia para pengguna terdahulu menjadi dorongan semangat kami untuk mempersembahkan yang terbaik,” ungkap Miranda di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu (30/1/2019).

Mantan petinggi Lenovo Indonesia ini melanjutkan, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki pengaruh terhadap perkembangan Nokia secara global.

“Mohon maaf, untuk data penjualan belum dapat kami bagikan dalam jumlah angka yang pasti. Namun bisa kami pastikan bahwa penerimaan pasar di Indonesia akan produk-produk Nokia masih dalam ekspektasi kami. Dan kami cukup bahagia dengan situasi ini,” lanjutnya.

Adapun menurut perusahaan riset IDC, hingga kuartal tiga 2018 kemarin, belum ada nama Nokia di daftar lima penguasa pasar ponsel Tanah Air. Nokia sendiri kembali masuk ke Indonesia pada Oktober 2017 lalu.

Miranda melanjutkan, untuk ke depannya Nokia akan terus berinovasi agar bisa kembali meraih kejayaannya.

“Tentu menjadi produsen ponsel top menjadi salah satu target kami, baik secara global maupun di pasar Indonesia. Dengan semangat kami untuk menuliskan sebuah lembaran baru dari produk-produk Nokia dengan membawa DNA Nokia yang sarat akan kualitas, produk yang bisa diandalkan dan juga aksebilitas produk yang bisa didapatkan di banyak store dengan harga yang cukup rasional kami berharap Nokia dapat menjadi pilihan utama bagi pasar di Indonesia dan juga secara global,” tandas Miranda.