Suara.com – Samsung Electronics Indonesia secara resmi menghadirkan platform belanja online gadget dan elektronik serba Samsung yang dapat diakses di Samsung.com Shop. Elvira Jakub selaku Corporate Marketing Director Samsung Electronics Indonesia menjelaskan alasan mengapa pabrikan ini baru menghadirkan platform belanja online tersebut.

“Saat itu kami tidak berfokus untuk penjualan. Situs Samsung.com hanya berfungsi sebagai pusat informasi produk. Tapi sekarang, kami melihat tren belanja online semakin ke sini semakin tinggi, oleh karena itu kami siapkan penjualan langsung dari Samsung.com,” ucap Elvira Jakub, dalam acara perkenalan Samsung.com Shop di Jakarta, pada Selasa (15/1/2019).

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya baru menghadirkan platform ini dikarenakan keterbatasan yang ada.

“Kenapa situs belanja online ini baru hadir saat ini? Untuk kami yang baru main dalam ranah e-commerce, kami harus mempersiapkan banyak hal dan waktu. Karena kami bukan ekspertnya dalam bidang e-commerce,” tambah Elvira.

Tak hanya itu, Elvira juga membeberkan data pengunjung situs Samsung.com pada 2018 lalu, di mana situs tersebut telah diakses oleh 60 juta pengunjung. Dengan pengunjung dari daerah Jakarta sebanyak 50 persen, 33 persen kota-kota di Pulau Jawa, dan sisanya adalah luar Jawa.

Untuk data perangkat yang tercacat saat mengunjungi situs Samsung.com sendiri, sebesar 49 persen pengunjung mengakses dari device samsung, 9 persen mengakses dari PC, dan 42 persen diakses melalui mobile device non Samsung. Hal ini menunjukkan bahwa web tersebut telah menjadi sebuah wadah informasi bagi pengguna yang mungkin akan membeli device baru.

Biasanya, fungsi web Samsung.com hanya sebagai jembatan pemberi informasi bagi konsumen sebelum membeli produk. Namun, kini dengan hadirnya Samsung.com Shop, konsumen dapat melakukan pencarian informasi sekaligus pembelian produk dalam situs yang sama. Meskipun, kehadiran web ini sebagai alternatif dalam pembelian produk samsung.

Sementara itu, jika dilihat dari segi e-commerce, Samsung sendiri telah melakukan penetrasi dalam ranah online market sejak tahun 2016, dengan pertumbuhan dari tahun 2017 ke tahun 2018 sebesar 62 persen. Pada kesempatan yang sama, hal ini dijelaskan oleh Sintara Nyotowijoyo selaku Online Business Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.

“Samsung terus berusaha berinovasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen setia Samsung. Tak hanya kemudahan dalam berbelanja, tapi web ini juga menawarkan pengalaman lebih terutama dalam masa pencarian, yaitu konsumen dapat memilih produk mana yang sesuai. Kami juga ingin tahu lebih jauh dan lebih detail mengenai kebutuhan konsumen,” ucap Sintara Nyotowijoyo.

Tak hanya berupa situs, Sintara juga membeberkan akan membuat aplikasi khusus. Saat ini, aplikasi yang direncanakan akan rilis pada kuartal awal tahun 2019 tersebut akan hadir dalam platform Google Play Store. Untuk iOS sendiri, Samsung belum dapat mengkonfirmasi.

Sintara juga mengatakan bahwa total market dari e-commerce Samsung pada tahun 2016 silam sebesar 8,62 miliar dolar Amerika Serikat dan estimasi pertumbuhan di tahun 2022 akan mencapai 14,4 miliar dolar Amerika Serikat.