Suara.com – Meski Samsung Galaxy S10 akan diluncurkan pada 20 Februari mendatang di San Francisco, Amerika Serikat, namun ponsel terbaru itu sudah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri.

Seperti yang dipantau dalam situs Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Kementerian Perindustrian, diketahui ada tiga gawai Samsung yang sudah menerima sertifikat TKDN per 23 Januari kemarin.

Ketiga ponsel Samsung tersebut memiliki kode SM-G970F, SM-G973F, dan SM-G975F yang masing-masing mempunyai TKDN sebesar 37,60 persen.

Sementara itu, Sammobile belum lama ini melaporkan bahwa kode SM-G970F adalah milik Samsung Galaxy S10 Lite, SM-G973F untuk Galaxy S10, dan SM-G975F merupakan kode untuk Sambung Galaxy S10 Plus.

Samsung sendiri telah memastikan akan meluncurkan Galaxy S10 di San Francisco pada 20 Februari mendatang. Undangan peluncuran itu sudah disebarkan kepada sejumlah wartawan.

Belum lama ini, spesifikasi Samsung Galaxy S10 Plus sudah terlebih dahulu bocor di dunia maya, yaitu dibekali layar 6,4 inci dengan resolusi 2280 x 1080 pixel, Android 9 Pie, dipacu prosesor Exynos 9820 yang berpadu dengan RAM 6 GB, dan memori internal 128 GB.

Secara teknis, hasil benchmark Samsung Galaxy S10 Plus via AnTuTu yang muncul pada akhir tahun lalu menunjukkan skor 325.076, melampaui nilai yang diperoleh Huawei Mate 20 Pro yang bersenjatakan chipset Kirin 980.

Meski sudah memperoleh sertifikat TKDN, belum diketahui kapan Samsung Galaxy S10 akan dijual di Indonesia.