Suara.com – Sejak kabar pembuatan Motorola Razr terbaru terendus sejumlah media luar negeri, informasi seputar ponsel tersebut nyaris tak pernah sepi dari pemberitaan.

Kali ini, giliran IB Times yang menulis bocoran desain Motorola Razr pada Selasa (22/1/2019). Dalam sebuah sketsa kasar, terlihat bila bagian tengah perangkat masih bisa ditekuk, layaknya Razr versi lawas.

Meski begitu, sebuah fitur baru justru terlihat dari keberadaan layar eksternal. Layar ini terbilang unik karena masih bisa digunakan ketika ponsel dalam keadaan ditekuk.

Nantinya, layar eksternal ini akan menampilkan beberapa informasi kepada sang pemilik ponsel, seperti waktu, sisa baterai, hingga notifikasi panggilan dan pesan yang masuk. Jadi dalam keadaan ponsel ditekuk atau ditutup, pemilik ponsel masih bisa mengetahui informasi tersebut tanpa perlu membuka ponsel.

Meskipun begitu, Motorola Razr edisi terbaru ini akan dijejali fitur kekinian, meninggalkan konsep lamanya yang dikenal sebagai feature phone alias ponsel jadul. Konon, harga ponsel ini ditaksir mencapai 1.500 dolar AS atau kisaran Rp 21,29 juta (1 dolar AS = Rp 14.191,7).

Sebagai informasi, Motorola sempat merajai pasar ponsel di Amerika Serikat pada tahun 2000-an. Selain itu, Motorola Razr yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2004, terbilang ikonik pada masanya karena memiliki fitur flip.

Sayangnya, perusahaan jatuh dari persaingan pasar akibat kehadiran Blackberry yang menjadi cikal bakal ponsel pintar. Kembalinya Motorola dengan konsep ponsel pintar sepertinya akan menjadi hal menarik yang akan terjadi di tahun 2019.